GUNUNGAN DALAM KOTA

 


Surabaya – Mushallah Al-Ikhlas Pakal Sumberan Baru 3 Surabaya mengadakan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Pada tanggal 24 Oktober 2021. Kegiatan ini dilakukan guna untuk mengingatkan kita semua akan kelahiran Rasulullah yang jatuh pada 12 Rabiul Awal. Seperti yang diketahui bahwa Indonesia merupakan negara yang mayoritas penduduknya ialah seorang muslim. Kebanyakan wilayah atau daerah merayakannya dengan caranya masing-masing. Salah satu nya di daerah saya yakni di Surabaya Barat tepatnya di Benowo Pakal Sumberan Baru.

Di Mushallah Al-Ikhlas jamaah ta’mir  nya memiliki tradisi tersendiri untuk merayakan Maulid Nabi tersebut. Tidak hanya diadakan nya panggung dan menampilkan anak-anak berbakat seperti biasa. Melainkan membuat Gunungan Buah. Yang diisi dari buah Nanas, Apel, Pir, Salak dan masih banyak lagi. Seperti yang kita ketahui bahwa membuat gunungan buah sering dilakukan didesa-desa dan daerah tertentu. Tetapi tidak untuk masyarakat Pakal. Mereka menjadikan ini sebuah tradisi yang tidak akan pernah dihilangkan. “Kebersamaan mahal harganya, sulit untuk mempertemukan semua warga. Jika tidak dengan membuat hal unik seperti ini” tutur Soyfan salah satu warga Pakal Sumberan Baru 3.

Warga pakal tidak hanya membuat satu gunungan melainkan beberapa gunungan. Dan itu bukan hanya terdiri dari buah-buahan saja. Ada sayur-sayuran hingga gunungan snack makanan ringan. Gunungan Snack dibuat khusus untuk para anak-anak santri. Agar disaat perebutan mereka tidak bersama dengan para orang dewasa. Ini dilakukan agar bisa lebih kondusif. walau gunungan yang dibuat tidak terlalu besar. Mereka beranggapan ini telah menyatukan kebersamaan warga satu sama lain.

Selama acara berlangsung yang diisi dengan penampilan menarik dari para santriwan santriwati dan tausyiah agama. Gunungan buah tersebut ditaruh tepat disamping kanan kiri panggung guna menarik perhatian para warga untuk datang dan menyaksikan acara tersebut.

Acara ditutup dengan berakhirnya tausyiah kemudian diiringi dengan doa. Gunungan tersebut langsung diarak untuk diperebutkan para warga. Hal ini merupakan momen yang ditunggu para warga. Mulai dari mereka yang memanjat gunungan tersebut hingga ada yang menjadikan sarung sebagai tempat buahnya agar dibawa pulang.  Kegiatan seperti ini sangat menarik sekali karena dengan begini minat masyarakat semakin tinggi datang ke mushallah untuk menghadiri acara maulid nabi.

Risma Azzah Fatin – B01219048



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dakwah Multikultural & Komunikasi Lintas Budaya